N E W S
INDONESIA RELIEF USA

Profil Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB

Kegigihan Pak Sutopo Dipuji Media Asing

Kanker parah yang tidak pernah menyurutkan semangatnya memberitakan kabar penanganan bencana ke seluruh Indonesia, bahkan dunia.

Sutopo Purwo Nugroho adalah sosok hebat di balik penanganan bencana di Indonesia. Lewat Sutopo, kabar bencana tersiar di seluruh negeri bahkan hingga ke dunia.

Semua turut sedih ketika tersiar kabar Pak Topo, sapaan akrabnya, divonis menderita kanker paru-paru stadium 4. Tapi, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini memilih menolak meratapi nasib.

Bagi dia, mengabarkan bencana dan dampaknya adalah tugas yang harus dijalankan. Semangatnya menjalankan tugas mengalahkan kesedihannya.

Kegigihan Sutopo mendapat banyak sekali apresiasi. Bahkan tidak sedikit media internasional membuat pemberitaan mengenai profil Sutopo, sang penyintas kanker.

Beberapa di antaranya seperti Straits Times. Media berbasis di Singapura ini menggambarkan bagaimana Sutopo tanpa lelah melayani para awak media yang membutuhkan informasi mengenai perkembangan dampak bencana.

" Pria 48 tahun itu menolak menyerahkan obor, selalu menyediakan diri untuk konferensi pers harian, menerima telepon wartawan dan berkomunikasi di media sosial dengan cepat, bahkan saat kondisinya melemah dari hari ke hari," demikian pemberitaan Straits Times.

Tetap Bekerja Meski Jalani Perawatan Medis Kepada awak media, Sutopo meminta maaf apabila kini tidak bisa menanggapi semua pertanyaan. "Jika saya sehat, saya akan menjawab semuanya," kata Sutopo.

Kondisi Sutopo kini kian kurus dan pucat. Dia divonis dokter hanya bisa bertahan selama satu tahun.

Sutopo mengaku telah berjanji kepada istrinya untuk tidak terlalu sibuk. Nyatanya, kinerjanya hanya sedikit berkurang.

Bahkan saat berbaring di atas tempat tidur rumah sakit pada Februari lalu, Sutopo tetap mengunggah 200 kata tentang bencana tanah longsor.

Pada Agustus, dia mengirimkan laporan tentang bencana mematikan gempa di Pulau Lombok, berlanjut ke Bali. Cuitan itu dibuat hanya beberapa menit setelah dia menjalani Kemoterapi.

"Dokter menyakinkan saya dengan kemoterapi dan radiasi, saya mungkin bisa bertahan satu atau dua tahun lagi," kata Sutopo.

"Sakit dan kematian hanya di tangan Tuhan, tetapi selama saya masih hidup, saya tetap ingin melakukan yang terbaik untuk melayani orang lain," ucap dia dengan penuh semangat.

Terima kasih dan Sehat selalu Pak Topo. Semangatmu menginspirasi kami sebagai anak bangsa.

NEWS FROM INDONESIA

UPDATE :
BPBD: 78 Orang Tewas dan 3 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sulsel

Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang terjadi di Sulawesi Selatan, sampai dengan Rabu (30/1/2019), mencapai 78 orang.

Bantuan dari INDONESIA RELIEF USA

Bantuan dari INDONESIA RELIEF USA, yang ditujukan untuk membiayai biaya pengabdian masyarakat environmental heroez "Arghi Karsa Project periode 2018-2019 "

UPDATE TERAKHIR KORBAN TSUNAMI ANYER DAN LAMPUNG SUMBER BNPB

Penanganan darurat terus dilakukan di daerah yang terdampak tsunami di kawasan Pantai Anyer, Banten dan Lampung Selatan

Update Data Korban Gempa di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat

Terjadi rangkaian gempa di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat ....

Breakings News...Update #PrayForDonggala

Gempa Donggala Sulteng, Kondisi Terkini, Data Jumlah Korban, Foto & Video Tsunami Info BMKG

Gempa Bumi di Donggala, Satu Orang Dilaporkan Meninggal

BMKG mengkonfirmasi terjadi tsunami diperkirakan hingga setinggi dua meter di Ibu Kota Sulawesi Tengah dan dua kota lain.

Donggala Rentan Bencana Alam

SULTENG RAYA Pjs Bupati Donggala, Muh. Muchlis memimpin apel siaga pada Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional

Gempa 7,7 SR di Donggala Sulteng

Gempa 7,7 SR di Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/09/2018). Terkait NTB Diguncang Gempa Bertubi-tubi, Ini Kata TGB Gempa Berkali-kali Malam Ini di NTB >5 SR Gempa Lagi di NTB 7 SR Malam Ini

Gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR)

Gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) mengakibatkan 82 orang tewas di Nusa Tenggara Barat (NTB).